Kamis, 23 Februari 2012

KKM 163

Bismillah..
KKM telah berakhir, banyak cerita yang bisa dirangkai dalam untaian kata-kata nan indah,,, namun karena berbagai keterbatasan, kan ku ceritakan sebagian kecil dari cerita yang tersimpan dalam benak.

ketika pengumuman KKM mulai tersebar. ku berfikir bahwa apalah arti dari kegiatan KKM, nampaknya juga akan menyita waktu dan tenaga. Ya, memang benar menyita waktu dan tenaga, bahkan uang... ku habiskan hampir titik-titik jt untuk berbagai kebutuhan.. Namun memang ceritanya amat indah dan sama sekali ku tak menyesal.
 Masyarakat di Desa Tanimulya Kecamatan Ngamprah-Bandung Barat begitu ramah dan baik. kegiatanku padat tiap harinya. Pengajian Ibu-ibu setiap hari Senin, Rabu, Kamis dan Sabtu, kemudian mengajar di SD setiap hari dan mengajar di TPA dari jam 3 sampai jam 5 sore. belum lagi masak dan nyuci piring yang hampir tiap hari ku handle,hehehhe (ngarang ieumah). hingga yang biasanya ku punya teman smsan, ketika KKM hp ku sepi dari item terkirim, kalau inbox sich ada wae.. :-) seringnya ku angkat telpon dari orang lain itupun biasanya telat. jadi maafkan untuk yang merasa berkecil hati karena jarang mendapat balasan sms.(lebay, padahal mah da gax gitu juga kalee).

Aku ada di kelompok 163. Dalam satu desa, terdapat 3 kelompok KKM yang kerap terlibat dalam berbagai pertemuan dan acara. Tahukah kau, salah seorang dari kelompok 164 adalah "Teman lama" 4 tahun lalu ketika masih SMA, pesantren kami bertetanggaan tapi beda aliran,heheh. Ya malu saja harus terpaksa berjumpa dalam berbagai agenda. Cerita tentang "Pertemanan"ku dengan orang itu tersebar, jadi lumayan agak risih. tapi ya tidak apa-apa yang penting sekarang aku tak punya affair sama siapapun. :-).

Hari pertama adalah Lokakarya dan diriku menjadi MC mengenakan pakaian warna ungu dan tampil dengan PD. Alhamdulillah lancar. Besoknya memperoleh 2 sms dari orang yang berbeda. "ini dengan teh siti? saya kagum dengan teteh". sms yang stunya lagi kurang lebih sama. tidak ku balas karena ku yakin pasti yang ngirim adalah orang-orang tidak penting.

hari berlalu, mengajar begitu menyenangkan. Ibu-ibu begitu simpatik dan anak-anak sangat antusias. cape sich... tapi ya tidak apa-apa... yang penting sudah kuusahakan yang terbaik untuk mengamalkan ilmu yang ku punya. Kadang setelah mengajar TPA, disambung dengan les matematika kelas 4, 5 dan 6 SD. yang les banyakan siswa laki-laki. diantara mereka ada yang mirip dengan adik bungsu ku, namanya Abdul Hadi H.T. senang sekali bisa mengajarinya matematika.

kelompok 163 itu terdiri dari 13 orang. laki-laki 8 orang dan sisanya adalah perempuan. Alhamdulillah mereka baik-baik dan kami tinggal terpisah sehingga mudah bagiku dan teman-teman perempuan untuk menutup aurat. Awalnya agak tidak betah, ya mungkin karena belum saling mengenal. tapi lama-lama kami klop dan bisa saling mengetahui luar dalam (tentu antar perempuan). Setiap teman yang ku kenal pasti punya ciri khas. ada yang sangat ku sukai, namanya Vee, agaknya ia yang paling dewasa dibanding yang lain, cara berkomunikasinya bagus dan tidak mudah menyinggung orang lain. ada juga namanya Oci. diriku kagum sekali dengannya. Dia penyetia dan masakannya nikmat serta enak dilihat. jika mendengarkan oci berkata rasanya selalu saja ada yang lucu, gaya bicaranya agak tidak biasa.heheheh. kemudian hany, biasa ku panggil bu han..hahhahahahahahhahahhahahhahahhahahahhahahahahhaha dia orangnya mudah tertawa dan murah tertawa,hehehe tapi jika dia sedang kesal, sangat kelihatan ekspresi kesal dan tidak sukanya.Bu han dan diriku selalu bertentangan mengenai rasa masakan,hehehhe kata diriku kurang asin, kata diamah keasinan. tapi whatever berkat sifat pelitnya, kelompok 163 meskipun dengan udunan 350rb, bisa dapat batik seragaman dan ada saldo sekitar setengah juta. Satu lagi yang ku kagumi, namanya Opi, nampaknya dialah yang paling sukarela mengajar anak-anak SD, aduh.... apa-apa jika dia yang lakukan, pastiweh lama.... dan itu agak menjengkelkan.. namun justru inilah kelebihannya, lama tapi pasti selesai,hahahha, aku tipikal yang suka nyuruh-nyuruh, jika Opi, dia selalu mengerti intruksiku dan melaksanakannya tanpa protes, dia senantiasa bersikap tenaaaaaaaaaanggggggggg sekali... Untuk teman-teman laki-lakinya tidak kuceritakan saja ya...:-) bilih kalepasan,hahahha, keh lepat nyarios. :-)

Sisanya adalah aku sendiri yang ku ceritakan. tapi ups... tidak jadi, karena tanpa ku ceritakn, mereka sudah puya cerita masing-masing tentangku.

Ku biasa dipanggil "Ambu". Ada sebuah rahasia di hati tentang KKM yang telah berlalu. Namun ceritanya telah ku tutup seiring berlalunya KKM. :-) maafkan untuk yang pernah sakit hati, terluka dan tersinggung. tiada maksudku untuk menyakiti, dari lubuk hati yang paling dalam, sungguh ku menyayangi semua teman di KKM 163. KKM berlalu, merasa kehilangan... ya, karena ku pernah merasa memiliki teman-teman semua. untuk semua rahasia teman-teman yang ada padaku, akan ku simpan baik-baik hanya untukku.

A mama pernah berkata bahwa perkataan seorang laki-laki kepada perempuan ataupun sebaliknya meskipun bercanda itu ibaratkan memaku, ketika paku itu dicabut, ya, dimaksudkan untuk tidak jadi memaku, tapi bekasnya masih ada... maafkan atas perkataan yang tidak perlu dan tidak diinginkan, semoga bekasnya lekas hilang dan kata-kata yang dilontarkan terlupakan. :-)

semoga kita semua bisa berjumpa lagi di lain kesempatan. Kita sudah seperti keluarga. semoga bisa saling  mengerti dan memotivasi.

0 komentar:

Desain by : Kang Pendi | Template by : x-template.blogspot.com